KARAWANG, ckpinfo.com – Pemancingan Ajo yang berlokasi di Wadas, Karawang, akhirnya ikut dibongkar sebagai bagian dari penertiban bangunan di kawasan bantaran sungai. Pembongkaran ini menjadi sorotan publik, mengingat sebelumnya sempat muncul pertanyaan di tengah masyarakat, “apakah Lurah Jujun berani?”, mengingat Pemancingan Ajo dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner legendaris yang cukup melekat bagi warga Karawang.

Pembongkaran tersebut menandai komitmen pemerintah kelurahan dan aparat terkait dalam menjalankan kebijakan secara adil dan tidak pandang bulu, tanpa memandang status maupun popularitas suatu tempat usaha.

Penertiban tersebut merupakan bagian penting dalam mendukung program normalisasi sungai yang tengah digagas oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, guna mengurangi risiko banjir serta memulihkan fungsi aliran sungai.

Meski diakui memiliki nilai historis dan emosional bagi masyarakat, penertiban Pemancingan Ajo dinilai sebagai langkah yang perlu demi kepentingan bersama. Warga berharap proses penataan dan normalisasi sungai dapat terus berkelanjutan serta diiringi dengan solusi dan penataan ulang yang lebih baik ke depannya.

Dengan langkah ini, masyarakat berharap program normalisasi sungai di Karawang dapat berjalan optimal, membawa dampak positif bagi lingkungan, keselamatan warga, dan tata ruang wilayah secara keseluruhan.