
NASIONAL, ckpinfo.com – Kisah haru seorang guru PPPK paruh waktu di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, akhirnya berbuah perhatian setelah viral di media sosial. Sosok tersebut adalah Pak Azhar, guru yang baru dilantik sebagai PPPK paruh waktu sekitar empat hari lalu.
Perhatian publik bermula saat pelantikan PPPK di Kabupaten Pesawaran, di mana penampilan Pak Azhar mencuri perhatian warganet. Di tengah deretan peserta yang mengenakan seragam biru lengkap, Pak Azhar tampak berbeda. Ia mengenakan seragam abu-abu, peci yang terlihat kusam, serta sepatu yang tampak kebesaran. Potret sederhana itu kemudian beredar luas di media sosial dan mengundang simpati banyak pihak.
Penampilan Pak Azhar dianggap mencerminkan perjalanan panjang pengabdian sebagai tenaga honorer. Seragam dan peci yang ia kenakan diyakini telah menemaninya mengajar selama bertahun-tahun, menjadi saksi bisu perjuangan tanpa lelah demi dunia pendidikan.
Setelah kisahnya viral, perhatian datang dari Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran. Pak Azhar akhirnya menerima bantuan berupa pakaian baru dan perlengkapan mengajar, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini.
Pak Azhar diketahui mengajar di SMP Negeri 16 Pesawaran. Kisahnya menjadi pengingat bahwa di balik seragam biru yang kini resmi dikenakan para guru PPPK, tersimpan latar belakang perjuangan yang tidak sama. Ada cerita tentang kesabaran, pengabdian, dan ketulusan yang selama ini jarang terlihat.
Cerita Pak Azhar pun menuai banyak doa dan dukungan dari warganet. Banyak yang berharap, perhatian terhadap kesejahteraan dan fasilitas para guru, khususnya yang telah lama mengabdi sebagai honorer, dapat terus berlanjut dan merata.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!