
CIKAMPEK, ckpinfo.com – Pembangunan oprit Jembatan Ciselang kini memasuki tahapan pengaspalan hotmix. Progres ini menjadi tanda bahwa proyek infrastruktur yang sempat mangkrak cukup lama tersebut semakin mendekati tahap akhir penyelesaian. Namun, di tengah proses tersebut, muncul pertanyaan dari warga terkait dugaan kualitas hasil pengecoran yang dinilai kurang maksimal.
Diketahui, proses pengecoran oprit Jembatan Ciselang baru rampung beberapa minggu lalu. Namun, saat pengaspalan hotmix dilakukan, sejumlah warga menduga langkah tersebut dilakukan untuk menutupi kondisi coran yang mengalami keretakan.
Salah seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi proyek mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab dilakukan hotmix di atas hasil coran yang tergolong masih baru.
“Gak tau atuh, a. Kayanya mah akibat ada yang retak kali corannya,” ujarnya.
Dugaan tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat akan kualitas dan daya tahan jembatan ke depan, mengingat Jembatan Ciselang merupakan akses vital bagi aktivitas warga dan kendaraan penghubung antarwilayah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun dinas terkait mengenai alasan teknis pengaspalan hotmix tersebut serta klarifikasi atas dugaan kualitas coran yang dinilai kurang baik.
Warga berharap pihak berwenang dapat memberikan penjelasan secara terbuka dan memastikan bahwa pembangunan Jembatan Ciselang dikerjakan sesuai standar mutu, agar aman dan layak digunakan dalam jangka panjang.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!