CIKAMPEK, ckpinfo.com – Iring-iringan belasan ambulans yang melintas di wilayah Cikampek sempat menghebohkan warga dan pengguna jalan. Banyak yang bertanya-tanya terkait rombongan kendaraan darurat tersebut. Belakangan diketahui, iring-iringan itu merupakan pengantaran jenazah seorang sopir ambulans yang tergabung dalam Komunitas Lintas Ambulans Indonesia (KLAI) Korwil Karawang.

Almarhum diketahui merupakan salah satu anggota aktif komunitas tersebut dan sehari-hari bertugas sebagai sopir ambulans asal Desa Tamelang. Ia menghembuskan napas terakhir di RSUD Jatisari, sebelum akhirnya diantarkan ke tempat pemakaman di wilayah Mekarjaya.

Salah warga yang kenal dengan almarhum, Maulana, menuturkan bahwa proses pemakaman dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama. “Almarhum orang Jawa. Karena kabarnya almarhum tidak memiliki keluarga di sini dan tidak ada yang bisa dihubungi, jadi dari kesepakatan bersama dengan karang taruna setempat akhirnya diputuskan dimakamkan di sini, di Mekarjaya,” ujarnya.

Pengantaran jenazah dengan iring-iringan ambulans tersebut menjadi bentuk solidaritas dan penghormatan terakhir dari sesama relawan ambulans terhadap rekan mereka yang telah wafat. Momen ini juga menyentuh hati warga, sekaligus menggambarkan kuatnya rasa kebersamaan dan kepedulian di antara komunitas kemanusiaan di Karawang.