
CIKAMPEK, ckpinfo.com – Seorang warga memperlihatkan kondisi memprihatinkan Jalan Raya Pantura di depan kawasan Sudirman yang hingga kini dipenuhi lubang di sejumlah titik. Untuk mengantisipasi pengendara yang melintas, warga terpaksa menumpuk sampah di dalam lubang jalan sebagai penanda darurat agar tidak menimbulkan kecelakaan, terutama pada malam hari.
Menurut warga, sejak awal tahun 2026 belum terlihat adanya penanganan atau perbaikan dari pihak PPK 1 Jawa Barat terhadap kerusakan jalan tersebut. Padahal, jalan Pantura merupakan jalur utama dengan volume kendaraan yang tinggi, termasuk kendaraan bertonase besar.
Kondisi jalan berlubang ini dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, terlebih karena kawasan tersebut juga kerap terendam banjir saat hujan turun, sehingga lubang jalan tertutup genangan air dan sulit terlihat oleh pengendara.
Selain itu, minimnya penerangan jalan di sekitar lokasi semakin meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hingga dini hari. Pengendara roda dua maupun roda empat kerap harus mengurangi kecepatan secara mendadak atau bermanuver untuk menghindari lubang, yang justru berpotensi menimbulkan kecelakaan beruntun.
Warga berharap instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan perbaikan jalan secara menyeluruh dan bertahap, guna mencegah jatuhnya korban serta memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di jalur vital Pantura tersebut.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!