
KARAWANG, ckpinfo.com – Kepolisian Resor (Polres) Karawang melaksanakan penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang akibat meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet. Bencana banjir tersebut sebelumnya berdampak pada 30 desa yang tersebar di 17 kecamatan, dengan salah satu wilayah terdampak terparah berada di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, saat ini kondisi banjir mulai berangsur surut. Dari total 30 desa yang sempat terendam, kini tersisa 17 desa di 6 kecamatan yang masih terdampak. Adapun tiga desa dengan kondisi banjir terparah yaitu Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat, Desa Purwadana, serta Desa Sukamakmur di Kecamatan Telukjambe Timur.
Ketinggian air di wilayah terdampak bervariasi, dengan rata-rata mencapai 50 hingga 90 sentimeter di sejumlah permukiman warga. Sementara itu, di wilayah yang terdampak parah seperti Desa Karangligar, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar ±200 sentimeter atau berkisar antara 2 hingga 3 meter.
Sebagai bentuk respons cepat, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir di Desa Karangligar. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi terkini di lapangan sekaligus memantau langsung pelaksanaan penanganan bencana. Dalam peninjauan tersebut, Kapolres Karawang juga melakukan koordinasi dengan unsur TNI, BPBD, Pemerintah Daerah, serta para relawan guna mempercepat penanganan darurat, yang meliputi pengamanan wilayah terdampak, evakuasi warga, serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi banjir.
Dalam rangka penanganan bencana banjir ini, Polres Karawang mengerahkan sebanyak 500 personel yang disebar di berbagai titik lokasi terdampak. Personel tersebut didukung oleh unsur TNI, BPBD, serta relawan untuk membantu proses evakuasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak. Selain itu, Polres Karawang juga telah menyalurkan sebanyak 650 porsi makanan siap saji kepada warga yang terdampak banjir.
Guna menjaga kondisi kesehatan masyarakat, tim kesehatan Polres Karawang secara berkelanjutan melaksanakan patroli serta pemeriksaan kesehatan terhadap warga terdampak banjir sebagai upaya pencegahan penyakit pascabanjir.
Melalui Kasi Humas, Kapolres Karawang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air Sungai Citarum, mengingat curah hujan yang masih cukup tinggi. Masyarakat juga diminta untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Polres Karawang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan melakukan pemantauan secara berkelanjutan serta memberikan bantuan dan pelayanan maksimal selama masa tanggap darurat bencana banjir, guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!