
JATISARI, ckpinfo.com – Sejumlah truk over dimension over loading (ODOL) dan truk bermuatan berlebih terpantau berhenti di bahu jalan kawasan Jatisari untuk menghindari pemeriksaan petugas Dinas Perhubungan. Mirisnya, aksi tersebut justru dibantu oleh warga sekitar yang mengarahkan dan mengatur parkir truk-truk tersebut, diduga demi mendapatkan uang parkir yang nilainya tidak seberapa.
Pantauan di lokasi memperlihatkan petugas kepolisian juga berada di sekitar area, sementara truk-truk bermuatan besar berjejer di bahu jalan dan memakan sebagian badan jalan. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan pengguna jalan lain, khususnya pengendara roda dua.
Yang menjadi sorotan publik, meski posisi truk-truk tersebut tidak jauh dari titik pemeriksaan Dishub, para petugas justru terkesan tidak melakukan tindakan apa pun. Truk-truk bermuatan lebih itu dibiarkan berhenti dalam waktu lama tanpa penertiban, sehingga memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.
Seorang warga mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sudah menjadi pemandangan sehari-hari. “Min, ini udah jadi pemandangan biasa di Jatisari, bahaya banget truk pada berhenti di jalan,” ujarnya.
Warga bahkan menilai ada pola aneh dalam pengawasan di lapangan. “Anehnya petugas ini kaya main kucing-kuncingan sama sopir truk. Padahal deket, kelihatan jelas, tapi pada diem aja gak disamperin. Kaya ada permainan ini mah, min,” tambahnya.
Praktik ini menimbulkan keresahan sekaligus kecurigaan publik terkait integritas penegakan aturan ODOL, serta mempertanyakan apakah ada pembiaran atau bahkan dugaan permainan antara oknum warga, aparat kepolisian, dan petugas Dishub di lapangan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!