
CIKAMPEK, ckpinfo.com – Massa aksi yang menggelar protes terkait kerusakan jalan berlubang di wilayah Karawang mengaku tidak berhasil bertemu dengan pimpinan PPK 1.1 Jawa Barat. Berdasarkan informasi yang diterima di lokasi aksi, pihak PPK 1.1 Jabar disebut tidak berada di kantor karena tengah menjalani pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan.
Situasi tersebut memicu dugaan adanya indikasi tindak pidana korupsi di lingkungan Dinas PPK 1.1 Jabar, sebagaimana disuarakan oleh sejumlah perwakilan massa aksi. Dugaan ini mencuat di tengah maraknya kerusakan jalan yang dinilai tak kunjung ditangani secara serius, meski telah menelan banyak korban.
Selain itu, massa aksi juga menyampaikan kekecewaan mendalam lantaran pihak PPK 1.1 Jabar dinilai tidak mampu memberikan komitmen untuk melakukan perbaikan total seluruh jalan berlubang di wilayah Karawang hingga akhir Februari 2026.
Dalam tuntutannya, massa aksi mendesak adanya transparansi anggaran dan program perbaikan jalan, termasuk kejelasan jadwal serta metode penanganan yang akan dilakukan oleh PPK 1.1 Jabar. Mereka menilai, tanpa keterbukaan, persoalan jalan rusak akan terus berulang dan membahayakan keselamatan masyarakat.
Diketahui, massa aksi juga menyatakan akan melakukan konsolidasi lanjutan dengan melibatkan elemen yang lebih besar dan lebih masif apabila tuntutan mereka tidak segera direspons secara konkret oleh pihak terkait.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!