
CIKAMPEK, ckpinfo.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengimbau perusahaan swasta untuk memberikan fleksibilitas kerja berupa work from anywhere (WFA) bagi para pekerja selama periode Lebaran 2026.
Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan mobilitas masyarakat jelang dan setelah Idulfitri, tanpa mengorbankan produktivitas kerja. Selain itu, langkah ini juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal I tahun 2026.
Dilansir dari cnnindonesia.com, Yassierli menyampaikan bahwa pelaksanaan WFA untuk sektor swasta merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menghadapi lonjakan arus perjalanan saat momen mudik Lebaran.
“Pelaksanaan WFA tersebut dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada triwulan I tahun 2026 dengan tetap menjaga produktivitas kerja,” ujar Yassierli dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).
Imbauan ini juga menjadi salah satu langkah antisipasi pemerintah agar pergerakan masyarakat dapat lebih tersebar, sehingga tidak terjadi penumpukan ekstrem pada jalur transportasi maupun fasilitas publik selama masa libur Lebaran.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!