
CIKAMPEK, ckpinfo.com – Kondisi jalan raya Pantura di ruas Pangulah–Simpang Jomin kembali menuai keluhan warga. Pasalnya, hingga seminggu menjelang bulan puasa, jalan tersebut dilaporkan masih dipenuhi lubang-lubang besar dan panjang, bergelombang, dan dinilai sangat membahayakan pengguna jalan.
Ironisnya, meski sebelumnya warga sempat melakukan aksi protes dan bahkan mendatangi Kantor PPK 1.1 Jabar, kondisi jalan di jalur vital tersebut disebut belum tersentuh perbaikan.
Padahal, ruas Pangulah–Simpang Jomin merupakan salah satu jalur utama yang akan dilalui banyak pengendara, terutama menjelang Ramadan, di mana mobilitas warga biasanya meningkat untuk persiapan mudik maupun aktivitas ekonomi.
Seorang warga mengungkapkan kekesalannya atas kondisi tersebut. “Parah banget min, beberapa hari lalu juga ada pengendara motor yg jatuh di depan bengkel Pamor One.” Ucapnya.
Tak hanya soal jalan rusak, warga juga menyoroti minimnya penerangan di sepanjang jalur tersebut, yang membuat lubang semakin sulit terlihat saat malam hari. “Geus mah jalan barolong, lampu nya ga ada yang nyala sama sekali, cuma pajangan doang.” Tambahnya.
Warga berharap pihak terkait segera turun tangan melakukan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam, mengingat jalur Pantura sudah berulang kali memakan korban.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!