
CIKAMPEK, ckpinfo.con – Kabar terbaru terkait kondisi jalan rusak di jalur Nasional Pantura Karawang–Cikampek–Jatisari akhirnya disampaikan langsung melalui video yang diunggah di media sosial Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Dalam video tersebut, Dedi Mulyadi terlihat menyampaikan keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan yang selama ini menjadi sorotan publik, kepada pihak Dirjen Kementerian PUPR serta PPK 1.1 Jabar.
Pihak Kementerian PU melalui perwakilannya menegaskan bahwa dalam waktu dekat, langkah yang akan dilakukan sebelum Lebaran adalah menutup seluruh lubang yang ada di jalur tersebut.
“Sebelum lebaran kita sudah tutup semua, kita tambal semua jalan-jalan yang berlubang.” Ucap Dirjen Kementerian PU PPK 1.1 Jabar.
Namun, untuk perbaikan besar berupa rekonstruksi total, pihak terkait menyebut belum bisa dilakukan dalam waktu dekat karena keterbatasan anggaran.
Dalam penjelasannya, disebutkan bahwa kebutuhan dana rekonstruksi jalur Pantura mencapai angka yang sangat besar.
“Anggaran yang dibutuhkan 1,4 triliun, sekarang sudah ada 500 miliar.” Tambahnya.
Dengan kondisi tersebut, rekonstruksi menyeluruh jalur Pantura disebut baru akan dikerjakan setelah Lebaran, sementara saat ini pemerintah hanya mampu melakukan penanganan sementara berupa tambal sulam untuk menutup lubang-lubang yang dinilai membahayakan.
Meski begitu, masyarakat berharap langkah perbaikan ini benar-benar direalisasikan secara serius, mengingat jalur Pantura sudah terlalu sering memakan korban, terutama pengendara motor yang terjatuh akibat lubang besar dan minimnya penerangan jalan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!